Loading content...
Editorial
Lihat Lebih Banyak →Busi Palsu Meresahkan, NGK Ungkap Kerugian Hingga Rp2 Miliar
KabarOto.com - Menjadi komponen penting pada sepeda motor , busi banyak dipalsukan oleh pihak tak bertanggung jawab . Bukan hanya kepada pemilik kendaraan, rodusen resmi mengalami kerugian miliaran rupiah, salah satunya NGK. PT Niterra Mobility Indonesia, selaku produsen busi NGK menyikapi hal tersebut dengan melakukan investigasi hingga akhirnya berhasil mengungkap pengedar busi palsu di wilayah Jabodetabek . Contoh busi palsu NGK Investigasi Busi Palsu Dalam investigasinya bersama investigator swasta dan kepolisian , diamankan sebanyak 11.000 busi NGK palsu . Kuasa Hukum NGK, Ammar Singh Gill mengatakan, ada temuan 11.000 pieces busi palsu yang kami amankan dari toko offline. " Selanjutnya kami lakukan perburuan , hingga menghancurkan belasan ribu busi palsu yang didapatkan dari investigasi kami dengan pihak-pihak terlibat ," ucap Ammar, Selasa (16/12/2025). Penghancuran busi palsu ini bukan sekedar simbolis , tapi juga bentuk komitmen NGK dalam mencegah peredaran barang palsu yang banyak dipasaran . Puluhan ribu busi palsu merek NGK Kerugian Produsen "Kami perlu tegaskan bahwa upaya untuk mencegah , meminimalkan , serta menghentikan predaran busi palsu tidak akan berhenti sampai di sini dan akan terus kami optimalkan ," jelas Ammar. Menurutnya , kerugian finansial akibat pemalsuan busi ini mencapai Rp 2 miliar , yang mayoritas dari penjualan online. Modus-modus yang dilakukan salah satunya adalah iming-iming harga jauh lebih murah untuk produk yang paling laris . Contohnya , harga busi asli NGK yang harusnya dibanderol Rp 20.000, harga versi palsunya mulai dari Rp 7.000-an. https://kabaroto.com/post/read/busi-palsu-meresahkan-ngk-ungkap-kerugian-hingga-rp2-miliar
Busi Palsu NGK Diduga Berasal dari China, Dirakit CKD di Indonesia
Jakarta, Goodcar.id - Peredaran busi palsu kembali menjadi sorotan serius di industri otomotif nasional. PT Niterra Mobility Indonesia, produsen busi merek NGK, mengungkap temuan terbaru terkait praktik distribusi busi palsu yang diduga berasal dari China dan kemudian dirakit di dalam negeri dengan skema CKD (Completely Knocked Down). Temuan tersebut terungkap dalam rangkaian investigasi yang dilakukan bersama investigator swasta dan aparat Kepolisian. Dari hasil penindakan di wilayah Jabodetabek, perusahaan memusnahkan belasan ribu busi palsu yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna kendaraan. Pemusnahan dilakukan pada 16 Desember 2025 dan disaksikan oleh pihak berwenang. Menurut Legal PT Niterra Mobility Indonesia, Amar Singgih Gill, pola peredaran busi palsu menunjukkan kecenderungan kuat beredar di kota-kota yang berdekatan dengan kawasan pelabuhan. Kondisi tersebut memunculkan dugaan awal bahwa produk ilegal tersebut masuk melalui jalur distribusi internasional sebelum menyebar ke pasar domestik. “Kami melihat indikasi kuat bahwa peredaran busi palsu banyak ditemukan di wilayah yang dekat dengan pelabuhan. Ini menimbulkan dugaan barang berasal dari luar negeri, namun seluruh temuan tetap kami serahkan untuk pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang,” ujar Amar Singgih Gill. Lebih jauh, Amar menjelaskan bahwa modus yang digunakan pelaku tidak selalu dengan memasukkan busi dalam kondisi utuh. Dalam proses penindakan, tim menemukan berbagai komponen busi yang terpisah, termasuk material keramik yang merupakan salah satu elemen penting dalam konstruksi busi. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa busi palsu tidak masuk ke Indonesia dalam bentuk produk jadi, melainkan sebagai bagian-bagian terpisah yang kemudian dirakit di dalam negeri. Skema ini dikenal sebagai CKD dan kerap dimanfaatkan untuk mengaburkan jalur distribusi serta menghindari pengawasan ketat. “Dari barang bukti yang disita, kami menemukan komponen keramik yang merupakan bagian inti busi. Ini mengarah pada dugaan bahwa busi dirakit di dalam negeri atau dirakit ulang, bukan masuk sebagai produk utuh,” jelas Amar. Untuk menelusuri lebih jauh jalur masuk komponen tersebut, PT Niterra Mobility Indonesia telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Koordinasi ini dilakukan guna memastikan apakah terdapat celah dalam mekanisme impor yang dimanfaatkan untuk memasukkan komponen busi secara ilegal. “Kami sudah berkoordinasi dengan Bea dan Cukai untuk mendalami kemungkinan masuknya komponen busi secara tidak sah. Penelusuran dari sisi hulu sangat penting agar peredaran busi palsu bisa dihentikan secara menyeluruh,” tambahnya. Penertiban penjualan busi palsu di platform e-commerce turut menjadi fokus, mengingat kanal digital kerap dimanfaatkan sebagai jalur distribusi. Di sisi lain, kerja sama dengan aparat penegak hukum terus diperkuat agar penindakan dapat dilakukan secara konsisten dan terukur. Pihak NGK juga menambahkan untuk kerugian jika di hitung dari transaksi online saja mencapai Rp 2 milyar. NGK juga mengimbau konsumen untuk membeli busi melalui NGK Official Store di berbagai platform e-commerce atau bengkel serta toko suku cadang resmi yang telah dipercaya. Langkah ini dinilai sebagai cara paling aman untuk memastikan keaslian produk. Melalui upaya tersebut, PT Niterra Mobility Indonesia berharap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari konsumen hingga mitra distribusi, dapat bersama-sama menjaga pasar otomotif tetap bersih dari produk palsu. Tujuannya tidak lain untuk melindungi keselamatan pengguna kendaraan sekaligus menjaga kepercayaan terhadap industri otomotif nasional. https://goodcar.id/artikel-mobil/busi-palsu-ngk-diduga-berasal-dari-china-dirakit-ckd-di-indonesia
Lindungi Konsumen, Belasan Ribu Busi Palsu NGK Dimusnahkan
Jakarta, Goodcar.id - Peredaran busi palsu NGK kembali menjadi perhatian serius di industri otomotif nasional. PT Niterra Mobility Indonesia, produsen busi merek NGK, menegaskan komitmennya memerangi produk tiruan dengan memusnahkan belasan ribu busi palsu hasil pengungkapan kasus di wilayah Jabodetabek. Pemusnahan busi palsu yang terdiri dari produk jadi busi dan komponen keramik dilakukan secara simbolis di markas Niterra di bilangan Ciracas, Jakarta Timur pada 16 Desember 2025. Langkah ini merupakan hasil kerja sama antara PT Niterra Mobility Indonesia, investigator swasta, dan aparat Kepolisian. Pengungkapan tersebut mengarah pada salah satu jaringan pengedar busi palsu berskala besar yang selama ini menyasar pasar otomotif domestik. Pemusnahan dilakukan pada 16 Desember 2025 dan disaksikan langsung oleh pihak berwenang serta tim kuasa hukum perusahaan. “Pemusnahan busi palsu ini bukan sekadar tindakan simbolis, tetapi bentuk keseriusan kami dalam melindungi konsumen. Busi palsu berpotensi menimbulkan kerusakan kendaraan hingga membahayakan keselamatan pengendara,” ujar Amar Singh Gill, Legal Departement PT Niterra Mobility Indonesia. Busi palsu kerap tidak memiliki standar kualitas yang jelas, sehingga bisa memicu kerusakan mesin, menurunkan performa kendaraan, hingga meningkatkan risiko kecelakaan. Sebagai komponen vital dalam sistem pembakaran, busi memegang peran penting dalam menjaga kinerja mesin tetap optimal. Ketika konsumen tanpa sadar menggunakan busi palsu, risiko yang dihadapi tidak hanya sebatas kerugian finansial, tetapi juga ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa. Inilah yang menjadi alasan utama NGK mengambil sikap tegas dan berkelanjutan dalam memberantas peredaran produk tiruan. Pemusnahan ribuan busi palsu tersebut juga menegaskan bahwa upaya NGK tidak berhenti pada satu momentum saja. Perusahaan menyatakan akan terus meningkatkan pengawasan pasar dan menindaklanjuti setiap temuan yang mengarah pada distribusi produk palsu, baik di pasar konvensional maupun digital. Untuk meminimalkan peredaran busi palsu, PT Niterra Mobility Indonesia menjalankan sejumlah langkah strategis. Edukasi Konsumen Di antaranya melalui edukasi konsumen lewat kampanye digital dan aktivitas offline, pemantauan pasar secara rutin, serta penyediaan kanal pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi produk tiruan. Selain itu, perubahan desain kemasan juga dilakukan secara berkala agar konsumen lebih mudah mengenali keaslian produk. Penertiban penjualan busi palsu di platform e-commerce turut menjadi fokus, mengingat jalur digital kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan produk tiruan. Dalam proses ini, NGK juga aktif bekerja sama dengan aparat penegak hukum guna memastikan penindakan berjalan sesuai aturan. Di sisi lain, NGK mendorong konsumen untuk lebih waspada dalam membeli suku cadang kendaraan. Kehadiran NGK Official Store di berbagai platform e-commerce serta jaringan bengkel dan toko suku cadang resmi menjadi opsi yang disarankan untuk memastikan keaslian produk yang dibeli. Melalui langkah-langkah ini, PT Niterra Mobility Indonesia mengajak konsumen, distributor, hingga pelaku industri otomotif untuk bersama-sama menjaga pasar tetap bersih dari produk palsu. Tujuannya satu: menciptakan ekosistem otomotif yang aman, terpercaya, dan berpihak pada keselamatan pengguna kendaraan. https://goodcar.id/artikel-mobil/lindungi-konsumen-belasan-ribu-busi-palsu-ngk-dimusnahkan
Nittera Musnahkan Belasan Ribu Busi Palsu NGK, Upaya Pabrikan Lindungi Konsumen
UC auction, Jakarta - PT Niterra Mobility Indonesia selaku produsen busi NGK, mengambil langkah tegas dalam melawan peredaran busi palsu di pasaran. Bersama investigator swasta dan pihak kepolisian, NGK melakukan pemusnahan belasan ribu busi palsu yang disita dari hasil investigasi di wilayah Jabodetabek. Aksi ini merupakan bentuk nyata komitmen NGK dalam menjaga keamanan dan keselamatan konsumen sekaligus melindungi reputasi merek di tengah maraknya peredaran produk tiruan. Info Lelang Mobil dan Motor Minggu Ini! Miliki Mobil & Motor Impian Kamu Lewat Lelang Online di UC Auction. Beli Mobil dan Motor Bekas Jadi Lebih Praktis, Transparan dan Murah. “Kami menghancurkan belasan ribu busi palsu yang diperoleh dari rangkaian kegiatan investigasi kami serta pihak-pihak lain yang terlibat. Penghancuran busi palsu ini kami laksanakan bukan sebagai peristiwa simbolis, namun sebagai wujud nyata komitmen kami dalam pencegahan peredaran busi palsu yang semakin meluas di pasaran,” ujar Amar Singh Gill, Legal Department PT Niterra Mobility Indonesia, saat prosesi pemusnahan di kantor pusat NGK, Jakarta pada Selasa (16/12). Menurutnya, busi palsu telah merugikan banyak konsumen karena dapat menurunkan performa kendaraan, merusak mesin, hingga membahayakan keselamatan pengendara. “Busi merupakan salah satu komponen terpenting dalam kendaraan bermotor, dan sudah menjadi hak mendasar bagi konsumen untuk memperoleh barang yang asli dan dapat dipertanggungjawabkan kualitasnya,” tambah Amar. Langkah Tegas NGK Perangi Busi Palsu Sebagai bagian dari kampanye anti-pemalsuan produk otomotif, NGK Indonesia menerapkan sejumlah langkah strategis, antara lain: Edukasi publik melalui kampanye digital dan offline. Pemantauan rutin pasar serta layanan pengaduan bagi masyarakat. Pembaruan desain kemasan secara berkala untuk memudahkan verifikasi keaslian. Penertiban penjualan produk palsu di platform e-commerce. Kolaborasi aktif dengan aparat penegak hukum. NGK juga mengimbau konsumen untuk selalu membeli produk di NGK Official Store di berbagai platform e-commerce serta di bengkel atau toko suku cadang resmi. Melalui langkah-langkah tersebut, PT Niterra Mobility Indonesia menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan konsumen dan memastikan setiap pengguna kendaraan di Indonesia hanya menggunakan busi NGK asli dan berkualitas. Atsushi Aoki selaku Presiden Direktur PT Niterra Mobility Indonesia menuturkan, pihaknya akan terus berkomitmen menjaga kepercayaan dan keselamatan bagi konsumen. “Kami berupaya untuk berkomitmen dengan mencegah peredaran busi palsu agar tidak beredar semakin luas. Selanjutnya, berbagai langkah pencegahan terus dilakukan dan tidak berhenti sampai di sini agar menjaga kepuasan konsumen,” kata Atsushi. Ia pun menegaskan, langkah ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata keseriusan dalam menghentikan peredaran produk palsu di pasar. Upaya pencegahan dan penindakan terhadap busi palsu disebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan ditingkatkan. https://ucauction.co.id/berita-dan-artikel/detail/nittera-musnahkan-belasan-ribu-busi-palsu-ngk-upaya-pabrikan-lindungi-konsumen
Waspada Peredaran Busi Palsu! Banyak Ditemukan di Wilayah Ini
JAKARTA - Peredaran busi palsu tidak hanya menimbulkan kerugian bagi produsennya, tapi juga pemilik kendaraan karena menurunkan performa. Kondisi tersebut mendorong Niterra Mobility Indonesia, produsen busi NGK, melakukan investigasi untuk menelusuri jaringan peredaran busi palsu di dalam negeri. Dari hasil penelusuran, perusahaan menemukan sejumlah wilayah yang menjadi titik rawan distribusi produk tiruan. Salah satu wilayah dengan temuan terbesar adalah kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). “Sampai sekarang kami belum mempunyai data yang sangat pasti, tetapi bisa kami sampaikan Jabodetabek masih menjadi daerah yang paling besar,” kata Kuasa Hukum Niterra Mobility Indonesia, Ammar Singh Gill, di Jakarta Timur, Selasa, 16 Desember. Menurut Ammar, tingginya populasi kendaraan roda dua dan roda empat di Jakarta dan sekitarnya membuat kawasan tersebut menjadi pasar yang sangat potensial bagi berbagai produk otomotif, termasuk barang palsu. Situasi ini dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan busi tiruan. Meski demikian, temuan busi palsu tidak hanya terbatas di Jabodetabek, Niterra juga mendapati indikasi peredaran signifikan di wilayah lain. Dalam hasil investigasinya, ditemui banyak busi palsu di kota yang memiliki pelabuhan. Ia menambahkan, busi palsu turut ditemukan di Surabaya, Jawa Timur, serta sejumlah daerah di Pulau Sumatera. Wilayah-wilayah tersebut diduga menjadi jalur masuk dan distribusi produk tiruan ke pasar domestik. Lebih jauh, Ammar mengungkapkan kecurigaan bahwa busi palsu tersebut diproduksi di luar negeri, kemudian dikemas ulang di Indonesia dengan menggunakan merek NGK. Pola ini membuat proses penindakan menjadi lebih rumit dan membutuhkan koordinasi lintas pihak. Sebagai bagian dari langkah penindakan, Niterra bersama pihak terkait menyita barang bukti dari salah satu pengedar besar busi palsu. Jumlah busi tiruan yang diamankan mencapai sekitar 11 ribu unit. Pemusnahan tersebut menjadi bentuk keseriusan Niterra dalam memerangi peredaran barang tiruan. Di mana, hingga kini masih mudah ditemukan, baik di toko-toko pinggir jalan maupun melalui platform penjualan daring. https://voi.id/motor/544284/waspada-peredaran-busi-palsu-banyak-ditemukan-di-wilayah-ini
Marak Busi NGK Palsu, Perusahaan Musnahkan 11 Ribu Busi dan Klaim Rugi hingga Rp2 Miliar
JAKARTA - Produsen busi NGK, PT Niterra Mobility Indonesia, mengungkap maraknya peredaran busi palsu di pasaran. Praktik tersebut tidak hanya mencederai reputasi merek, tetapi juga menimbulkan kerugian finansial yang diperkirakan mencapai Rp2 miliar, khususnya dari penjualan melalui platform toko daring. Menindaklanjuti temuan itu, perusahaan bersama tim kuasa hukum dan aparat kepolisian melakukan penertiban. Hasilnya, sebanyak 11 ribu busi palsu bermerek NGK berhasil diamankan dari peredaran, khususnya di jalur penjualan luring, sebelum akhirnya dimusnahkan. “Ada 11 ribu pcs busi yang kami amankan (dari toko offline), untuk selanjutnya kami lakukan peleburan,” ujar tim kuasa hukum NGK Ammar Singh Gill, di pabrik NGK kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Selasa, 16 Desember. Ammar menjelaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memerangi peredaran produk palsu yang kian marak, terutama di wilayah Jabodetabek. Menurutnya, persoalan busi palsu tidak sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan merek dan kepercayaan konsumen. “Jadi kami mulai dengan skrining melalui market place, lalu di bengkel-bengkel. Dan tidak jarang kami dapatkan di bengkel yang memiliki trafik tinggi,” ucap Ammar. Ia memaparkan, modus yang kerap digunakan para pelaku adalah menjual produk tiruan dengan harga jauh di bawah pasaran, terutama untuk tipe busi yang paling diminati. Sebagai contoh, busi motor NGK yang asli umumnya dibanderol di kisaran Rp20 ribuan, sementara versi palsunya dapat dijual mulai Rp7 ribuan. Ammar menegaskan, penggunaan busi palsu berpotensi membahayakan pengguna. Produk tiruan tersebut dapat memicu kerusakan mesin, menurunkan performa kendaraan, hingga berisiko terhadap keselamatan pengendara. Untuk menekan peredaran busi palsu, NGK juga menjalankan sejumlah langkah pencegahan. Di antaranya melalui edukasi konsumen lewat kampanye digital dan luring, pemantauan pasar secara rutin, serta penyediaan layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi produk palsu. Perusahaan juga secara berkala memperbarui desain kemasan agar keaslian produk lebih mudah dikenali. Selain itu, NGK menertibkan penjualan busi palsu di platform e-commerce dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam upaya penindakan. “Dengan ini PT Niterra Mobility Indonesia mengajak seluruh konsumen dan mitra distributor untuk bersama-sama mendukung langkah-langkah tersebut, agar mewujudkan pasar otomotif yang bebas dari produk palsu demi keselamatan dan kepercayaan konsumen,” tutup Ammar. https://voi.id/motor/543854/marak-busi-ngk-palsu-perusahaan-musnahkan-11-ribu-busi-dan-klaim-rugi-hingga-rp2-miliar
Tips
Lihat Lebih Banyak →3 Cara Menentukan Waktu Ideal Mengganti Busi Motor
JAKARTA, KOMPAS.com - Busi pada sepeda motor menjadi salah satu komponen yang memerlukan pergantian secara berkala. Sebab, jika tidak diganti, bisa mempengaruhi performa mesin. Sayangnya, meski sebagian besar pemilik motor sudah mengetahui hal tersebut, masih banyak yang bingung mengenai waktu yang tepat untuk mengganti busi. Menanggapi hal ini, beberapa waktu lalu Diko Oktaviano, Aftermarket Technical Support PT Niterra Mobility Indonesia (NMI), produsen busi NGK, menjelaskan bahwa waktu penggantian busi motor bisa dilakukan dengan beberapa metode. "Pertama, yang paling umum adalah berdasarkan jarak tempuh. Ini menjadi patokan dasar yang bahkan tercantum dalam buku manual kendaraan. Idealnya, busi diganti setiap 6.000 kilometer (km) hingga 10.000 km," kata Diko. Gampangnya, lanjut Diko, patokan ini bisa disamakan dengan jadwal penggantian oli mesin. Artinya, busi diganti setelah motor melakukan dua kali penggantian oli. Metode keduaberdasarkan perasaan atau feeling, yaitu saat mulai merasakan adanya kelainan pada motor. Contohnya, motor sulit dihidupkan, tarikan mesin terasa berat, atau tenaga mesin berkurang yang semuanya mengindikasikan penurunan performa. Jika sudah merasakan hal tersebut, sebaiknya pemilik motor tidak menunda lagi untuk mengganti busi dengan yang baru. Sementara itu, cara terakhir adalah dengan melepas busi dari silinder head untuk melihat kondisinya secara langsung. Jika elektroda busi sudah berubah bentuk dari kondisi awal, sebaiknya segera diganti. "Coba lihat bagian elektrodanya. Jika bentuknya sudah oval dan tidak lagi kotak, serta banyak jelaga karbon yang menempel, itu tanda busi sudah aus dan perlu diganti," ujar Diko. Sumber : https://otomotif.kompas.com/read/2025/04/16/093100815/3-cara-menentukan-waktu-ideal-mengganti-busi-motor-
Pakai Busi Iridium di Mobil Lawas, Jangan Lupa Lakukan Hal Ini
JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi pemilik mobil lawas yang ingin beralih menggunakan busi jenis iridium, baiknya jangan langsung mengaplikasi sebelum melakukan penyesuaian. Penyesuaian yang dimaksud adalah melakukan perawatan lebih dulu. Hal ini penting dilakukan agar busi iridium yang digunakan bisa bekerja secara optimal tanpa kendala. Diko Octaviano, Aftermarket Technical Support PT Niterra Mobility Indonesia, produsen busi NGK menjelaskan, perawatan pada mobil lawas perlu dilakukan, khususnya yang masih menggunakan sistem karburator. "Untuk mobil yang masih karburator, disarankan melakukan pembersihan dengan carbon cleaner. Tujuannya agar bekas-bekas kotoran karbon yang mengendap bisa hilang dan tak menempel pada busi iridium yang akan digunakan," kata Diko beberapa waktu lalu di Jakarta. Untuk masalah lain, seperti penyetelan karburator guna menyesuaikan pemakaian busi iridium, Diko menjelaskan, hal tersebut sebenarnya tak perlu dilakukan. Selama ruang bakar mobil lawas dalam kondisi bersih, maka busi iridium bisa bekerja dengan baik dan memberikan efek positif. Seperti membuat pembakaran yang lebih optimal dan berujung pada peningkatan tenaga lebih responsif, sampai efisiensi bahan bakar. "Lebih untuk mobil lawas yang masih karburator, baiknya memang dilakukan perawatan dulu sebelum pasang busi iridium agar hasilnya sesuai ekspektasi. Tapi kalau yang sudah injeksi, bisa langsung pakai," katanya. Sedangkan untuk jenis busi, menurut Diko, selain langsung lompat ke iridium, sebenarnya pemilik mobil lawas yang menggunakan sistem karburator bisa menggunakan jenis busi platinum. Tujuannya, agar pemilik mobil bisa merasakan perbedaan secara bertahap. Selain itu, dari segi harga busi platnium juga masih lebih terjangkau. Untuk jajaran produk NGK yang ada di pasaran, jenis busi platinum sendiri bisa didapat pada model G-Power. G-Power saya rasa sudah cukup, karena memang itu saja sudah terasa perbedaan yang signifikan dari busi konvensional atau nikel, dan secara harga juga lebih ekonomis dibanding langsung ke iridium," kata Diko. Sumber : https://otomotif.kompas.com/image/2025/03/07/122200515/pakai-busi-iridium-di-mobil-lawas-jangan-lupa-lakukan-hal-ini?page=3
Kapan Waktu yang Tepat Ganti Busi Mobil? Kenali Tanda-tanda Ini
GridOto.com- Busi merupakan komponen vital pada sistem pengapian mobil yang berperan menyalakan campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar. Umumnya, busi standar berbahan nikel atau tembaga perlu diganti setiap 20.000–30.000 kilometer. Sementara busi jenis platinum atau iridium bisa bertahan hingga 50.000 kilometer. Namun, ada kondisi tertentu yang mengharuskan busi diganti lebih cepat meski belum mencapai jarak tempuh idealnya. "Busi itu waktu ganti nya tergantung jenis. Kalau nikel itu sekitar 20.000 sampai 30.000 kilometer. Kalau iridium bisa 50.000," jelas Alif Helmi penanggung jawab bengkel Rama Teknik di Universitas Pamulang. Mesin yang sulit dihidupkan, terutama di pagi hari, bisa menjadi tanda awal busi sudah aus atau kotor. Selain itu, akselerasi yang terasa menurun juga menjadi indikasi bahwa proses pembakaran tidak berjalan optimal akibat busi bermasalah. "Akselerasi tenaga yang kerasa menurun itu salah satu tandanya busi ada masalah, karena pembakaran bisa ga optimal. Mobil juga biasanya susah dinyalain waktu pagi," tambahnya. Busi yang tidak bekerja maksimal dapat membuat konsumsi bahan bakar lebih boros karena campuran udara dan BBM tidak terbakar sempurna. Gejala lain yang patut diwaspadai adalah suara mesin yang kasar atau tidak stabil saat idle, yang kerap diikuti getaran berlebih. Jika terdengar bunyi brebet saat akselerasi, ini juga mengindikasikan busi sudah perlu diganti. Warna busi yang menghitam, berkerak, terlalu basah, atau terbakar menjadi tanda visual yang jelas bahwa kondisinya sudah tidak layak pakai. "Kalau dari bentuk sih bisa keliatan udah gosong, ada karat, atau berkerak. Itu mending langsung ganti aja," jelasnya. Pada mobil modern, lampu indikator mesin yang menyala bisa menjadi sinyal adanya masalah pada sistem pengapian, termasuk busi. Mengganti busi secara berkala sangat penting untuk menjaga tenaga mesin tetap prima sekaligus mencegah kerusakan pada komponen lain. Sumber : https://www.gridoto.com/amp/read/224284240/kapan-waktu-yang-tepat-ganti-busi-mobil-kenali-tanda-tanda-ini?page=all
Beberapa Faktor Penyebab Busi Motor Cepat Mati Ini Sering Diabaikan, Simak
GridOto.com - Yap, pemilik motor bekas sering mengabaikan beberapa faktor penyebab busi cepat mati . Apa saja penyebabnya? Simak artikel ini sampai habis. Ya, salah satu komponen yang perlu perawatan berkala adalah busi motor . Perawatan berkala ini tujuannya agar memastikan busi dalam kondisi layak pakai. Seiring waktu, busi akan mengalami penurunan performa selama pemakaian. Bahkan ada beberapa penyebab busi motor bisa mati lho. "Busi motor mati itu ada beberapa faktor penyebabnya yakni karena kurangnya perawatan, modifikasi pada busi, sampai campuran bahan bakar dan udara yang enggak pas," buka Diko. Diko Oktaviano ini selaku ATS & Product Development Assistant Manager PT Nittera Mobility Indonesia produsen busi NGK. Bisa jadi busi enggak pernah dibuka sehingga bagian elektroda sudah sangat tipis dan akhirnya busi mati. Modifikasi pada busi seperti memotong elektroda massa agar pengapian lebih besar. Hal ini jelas membuat kinerja busi terganggu sehingga sewaktu-waktu bisa mati. Penyebab terakhir dan sering terjadi pada motor korekan atau upgrade mesin seperti bore-up. "Saat campuran bahan bakar dan udara yang tidak seimbang biasanya akan cenderung basah," terang Diko. Bensin yang terlalu basah ini enggak bisa tuntas terbakar oleh busi. Dampaknya akan banyak kerak karbon menumpuk di sekitaran elektroda busi. Itulah beberapa faktor penyebab busi motor cepat mati yang sering diabaikan. Sumber : https://www.gridoto.com/read/224272322/beberapa-faktor-penyebab-busi-motor-cepat-mati-ini-sering-diabaikan-simak?page=all
Ternyata Mesin Mobil Bisa Brebet Cuma Karena Busi, Ini Penjelasannya
GridOto.com - Busi salah satu bagian penting agar mesin mobil bisa bekerja dengan normal. Busi yang baik keadaannya jelas akan menghasilkan tenaga yang baik dan bahan bakar yang efisien. Paling jengkel kalau mesin bermasalah seperti brebet hanya karena busi. "Busi memang bisa bikin mesin mobil brebet, karena pembakaran yang terganggu," buka Diko Oktaviano, Aftermarket Technical Support PT Nittera Mobility Indonesia selaku produsen busi NGK. Banyak faktor yang menyebabkan busi bermasalah, salah satuny kerak karbon dan elektroda yang aus. "Kerak karbon menutupi elektroda tengah sehingga mengganggu percikan api busi ," jelasnya. Api busi yang bermasalah ini berdampak mesin jadi brebet. Selain itu, keausan yang terjadi pada elektroda juga memperparah brebet yang terjadi. Gap busi menjadi lebih jauh sehingga percikan api busi akan menyamping "Kalau ini harus diganti busi baru, enggak bisa diperbaiki," sebut Diko. Mesin mobil yang brebet karena busi tidak akan berjalan normal. Lebih baik mencegah busi bermasalah itu setiap servis selalu di cek. Busi nikel ganti setiap 25.000 kilometer, sementara busi dengan bahan iridium bisa diganti sampai 100.000 kilometer. Sumber : https://www.gridoto.com/read/224270875/ternyata-mesin-mobil-bisa-brebet-cuma-karena-busi-ini-penjelasannya?page=all#goog_rewarded
Ganti Busi Iridium, Mobil Lawas Wajib Lakukan Ritual Ini
JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan busi iridium bisa menjadi salah satu cara mengoptimalkan kembali performa mesin mobil lawas. Namun demikian, pengaplikasiannya tidak boleh dilakukan secara langsung. Ketika pemilik mobil lawas ingin melakukan upgrade busi biasa ke iridium, ada baiknya melakukan beberapa "ritual". Hal ini dilakukan dengan tujuan agar performa mesin bisa optimal. Diko Octaviano, Aftermarket Technical Support PT Niterra Mobility Indonesia, produsen busi NGK menjelaskan, ritual yang dimaksud pada mobil lawas yang akan menggunakan busi iridium adalah melakukan perawatan. "Mobil yang masih karburator, disarankan melakukan pembersihan dengan carbon cleaner. Tujuannya agar bekas-bekas kotoran karbon yang mengendap bisa hilang dan tak menempel pada busi iridium yang akan digunakan," kata Diko beberapa waktu lalu. Dengan melakukan perawatan berupa pembersihan karbon, maka busi iridium yang akan diaplikasi bisa bekerja optimal. Pengguna juga bisa merasakan langsung perbedaannya. Untuk penyetelan karburator guna menyesuaikan pemakaian busi iridium, menurut Diko, sebenarnya hal tersebut tak perlu dilakukan selama kondisi karbu juga bersih tanpa masalah. "Selama ruang bakar mobil lawas dalam kondisi bersih, maka busi iridium bisa bekerja dengan baik dan memberikan efek positif. Seperti membuat pembakaran yang lebih optimal dan berujung pada peningkatan tenaga lebih responsif, sampai efisiensi bahan bakar," katanya. Diko menjelaskan, sebenarnya selain busi iridum, pengguna mobil lawas bisa lebih dulu mengaplikasi busi jenis platinum seperti model G-Power. Selain karena harga lebih murah dari iridium, secara kualitas juga di atas busi berbahan nikel. Otomatis perbedaannya juga akan terasa. "G-Power saya rasa sudah cukup, karena memang itu saja sudah terasa perbedaan yang signifikan dari busi konvensional atau nikel, dan secara harga juga lebih ekonomis dibanding langsung ke iridium," kata Diko. Sumber : https://otomotif.kompas.com/read/2025/06/16/093100215/ganti-busi-iridium-mobil-lawas-wajib-lakukan-ritual-ini
Activity
Lihat Lebih Banyak →Berakar Dari Pengalaman Kejuaraan Dunia Balap, NGK Buktikan Busi G Power Mampu Dipakai Harian © Berakar Dari Pengalaman Kejuaraan Dunia Balap, NGK Buktikan Busi G Power Mampu Dipakai Harian
Kejuaraan balap motor MotoGp merupakan kejuaraan dunia yang membutuhkan ketangguhan joki dan motornya dari start menuju finish. Dalam sesi latihan Motogp, setiap komponen harus dicek secara berkala setelah menempuh sekian lap guna memberikan hasil optimal bagi pembalap dan tim. Salah satu komponen paling vital dalam motor balap adalah busi yang berguna meningkatkan daya motor ketika berlaga di sirkuit. Busi memiliki peran penting sebagai salah satu alat untuk menghidupkan mesin motor, karena busi bertugas menghasilkan percikan api yang diperlukan untuk membakar campuran udara dan bahan bakar seperti bensin di dalam ruang pembakaran mesin mobil atau motor. Prosess pembakaran BBM yang maksimal adalah salah satu kunci untuk mencapai performa mesin yang optimal. Di dalam ruang bakar kendaraan pada dasarnya ada tiga elemen penting pada mesin bensin yang membuat kendaraan anda dapat berjalan dengan baik 1. Campuran yang baik (kualitas bahan bakar dan Rasio udara-bahan bakar) 2. Kompresi yang baik 3. Percikan api yang baik, ini adalah Peran Busi Busi standard bawaan motor (Nikel) yang kita kenal selama ini sebagai busi OEM adalah busi yang memiliki standard pabrikan. Namun taukah anda? Anda bisa mengoptimalkan performa mesin kendaraan anda hanya dengan mengganti / upgrade busi bawaan motor. NGK ingin menawarkan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan, Kami mengajak pengguna sepeda motor untuk merasakan kenyamanan dengan menggunakan busi NGK G-power beralih dari busi standar Nikel. G-Power merupakan salah satu lineup Produk Upgrade NGK yang memiliki spesifikasi seimbang untuk performa tinggi dan efisiensi bahan bakar. NGK G-power memiliki central electrode terbuat dari bahan Platinum dengen diameter 0,6 mm (lebih kecil dari busi standard) untuk memastikan pengapian yang lebih presisi dan ground electrode berbentuk trapesium yang berfungsi untuk mengurangi hambatan percikan api sehingga pembesaran inti api lebih cepat dan terfokus. Dengan kelebihan spesifikasi yang dimiliki oleh G-power, penguna kenadaran akan mendapatkan keuntungan lebih baik, seperti : ● Pengapian lebih optimal ● Efisiensi bahan bakar meningkat ● Masa pakai yang lebih lama Busi G-power di rancang untuk dapat digunakan harian (Motor normal yang digunakan sehari-hari) untuk aktivitas berat seperti Ojek Online dengan jarak tempuh yang tinggi, hingga dapat digunakan oleh pembalap semua dapat mengunakan busi G-power. Sejarah telah membuktikan, Busi NGK memiliki rekam jejak berkontribusi pada Kejuaraan Dunia MotoGP™ selama 34 tahun berturut-turut. telah mendapatkan kepercayaan mutlak dari para joki. Deangan pengalaman panjang NGK di kejuaraan balap motor dunia (MotoGP), serta melalui produk busi upgrade G-power untuk aktivitas harian, kami ingin menghadirkan pengalaman berkendara terbaik bagi pengguna kendaraan bermotor Sumber ; https://www.suarajatim.com/2024/06/berakar-dari-pengalaman-kejuaraan-dunia.html
Ketahui Jenis dan Fungsi Busi Sebelum Membelinya
busi (spark plug) adalah komponen penting dalam sistem pengapian mesin pembakaran dalam, baik pada kendaraan bermotor maupun mesin lainnya, yang memiliki fungsi untuk menghasilkan Percikan Listrik yang diperlukan untuk menyalakan campuran bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar mesin yang memicu proses pembakaran yang menghasilkan tenaga untuk menggerakkan mesin. Menyalakan Campuran bahan bakar dan Udara: busi memicu pembakaran campuran bahan bakar dan udara pada saat yang tepat dalam siklus mesin. Ini memastikan bahwa mesin berjalan dengan efisiensi optimal dan menghasilkan tenaga yang maksimal. Busi juga membantu menghantarkan panas dari ruang bakar ke sistem pendingin mesin, menjaga suhu busi dan ruang bakar agar tetap stabil dan mencegah terjadinya overheating, dengan kata lain,busi adalah komponen vital yang memastikan mesin dapat beroperasi dengan lancar dan efisien, tanpa busi yang berfungsi dengan baik, mesin tidak akan bisa menyala atau beroperasi dengan optimal. Busi tersedia dalam beberapa jenis, yang masing-masing memiliki karakteristik dan kegunaan khusus. Berikut adalah beberapa jenis busi yang umum digunakan: Busi Standar (Copper Spark Plug): Material: Elektroda tengah terbuat dari tembaga yang memiliki kelebihan: Murah dan cukup efektif untuk banyak aplikasi namun memiliki kekurangan seperti Umur pakai relatif pendek dibandingkan jenis busi lainnya. Busi Platinum (Platinum Spark Plug): Busi platinum berbahan Elektroda tengah dilapisi dengan platinum yang memiliki kelebihan tahan lama dan memiliki titik leleh yang lebih tinggi dibandingkan tembaga, sehingga lebih tahan terhadap panas dan keausan, tetapi kekurangannya adalah Lebih mahal daripada busi tembaga. Busi Iridium (Iridium Spark Plug): Berbahan Elektroda tengah terbuat dari iridium, yang lebih keras dan lebih tahan panas daripada platinum dengan kelebihan umur pakai sangat panjang dan memberikan kinerja pengapian yang lebih baik dan kekurangan adalah lebih mahal dibandingkan busi platinum dan tembaga. Busi Ganda Platinum (Double Platinum Spark Plug): Berbahan elektroda tengah dan elektroda ground (massa) dilapisi dengan platinum, yang memiliki kelebihan sangat tahan lama dan ideal untuk sistem pengapian DIS (Distributorless Ignition Systems) yang memerlukan pengapian dua arah namun memiliki kekurangan harga lebih tinggi dibandingkan busi platinum biasa. Busi Ganda Iridium (Double Iridium Spark Plug): Berbahan Elektroda tengah dan elektroda ground dilapisi dengan iridium yang memiliki ketahanan dan kinerja tertinggi, cocok untuk aplikasi dengan tuntutan performa tinggi dan harga paling mahal di antara semua jenis busi. Busi Resistor (Resistor Spark Plug): Fitur: Memiliki resistor internal yang membantu mengurangi interferensi elektromagnetik (EMI) yang bisa mengganggu sistem elektronik kendaraan dan fungsinya untuk Mengurangi gangguan pada sistem elektronik dan radio kendaraan . Busi Panas dan Dingin (Hot and Cold Spark Plug): Busi Panas: Dirancang untuk memiliki insulasi termal yang lebih baik, cocok untuk penggunaan pada mesin dengan kondisi pengoperasian normal atau suhu rendah. Busi Dingin: Dirancang untuk membuang panas lebih cepat, cocok untuk mesin dengan performa tinggi atau kondisi operasional suhu tinggi. Pemilihan jenis busi yang tepat tergantung pada spesifikasi mesin, kondisi operasional, dan preferensi pemilik kendaraan . Setiap jenis busi menawarkan kelebihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik kendaraan atau mesin yang digunakan.
NGK dan DID Salurkan Rangsangan Offroad Buat Bikers Trail Kawasaki
Banyak cara bisa dilakukan sebuah produk, untuk terus mendekatkan diri kepada pengguna setianya. Dimana, anggota komunitas maupun club bisa dikatakan sebagai loyalis dan pengguna langsung dari sebuah produk. Merek busi NGK, rantai DID dan motor Kawasaki kiranya memiliki formulasi untuk bisa tetap dekat dengan komunitas otomotif. Salah satunya dengan menggelar acara bareng Kawasaki Lovers, yang mengusung tema “Get Out & Play Challenge”. Citra Aji, selaku Marketing Manager PT Niterra Mobility Indonesia sebagai produsen busi NGK dan rantai DID mengungkapkan, tujuan utama kegiatan ini adalah bentuk edukasi dan apresiasi kedua merek tersebut kepada komunitas otomotif, serta pengguna kendaraan bermotor di Indonesia. Baik busi NGK maupun rantai DID, sama-sama memilih komunitas Trail Kawasaki, agar tak lepas dari basis mesin yang digunakan. Ditambah lagi, pihak Kawasaki Motor Indonesia mengaku sejak lama mengunakan busi NGK dan rantai DID, yang memang sudah terbukti secara kualitas di kalangan komunitas motor trail mereka. Melibatkan 100 peserta perwakilan komunitas, bikers partisipan ini sangat antusias mengikuti jalannya event. Dalam kesempatan yang sama, mengomentari perhelatan ini, Ketua Umum Komunitas Trail Kawasaki, Oing Sutisna menyampaikan rasa senang, komunitasnya mendapat apresiasi, sehingga merasa menjadi lebih dekat dengan busi NGK dan rantai DID. “Kami jadi tahu, ternyata kedua merek tersebut selalu berinovasi menciptakan produk yang bisa diandalkan untuk meningkatkan performa roda dua,” tutur Oing Sutisna. Sementara Citra Aji kembali menambahkan, ke depannya mereka berencana untuk menggelar aktivitas serupa secara reguler bareng komunitas motor lain. “Agar kedekatan antara busi NGK dan rantai DID, dengan komunitas otomotif roda dua di Indonesia semakin terjaga,” terangnya. Team Green Loyalis Kawasaki Pengenalan Team Green sebagai simbol loyalis Kawasaki Motor, mendorong KMI menyediakan dukungan untuk kelas Kejurda dan Kejurnas. Pabrikan ini pun lantas memberikan fasilitas pengembangan skill dan tempat bermain offroad, dengan sirkuit Get Out and Play Land, di Jonggol, Jawa Barat. “Kesempatan ini kami siapkan dengan optimal agar Kawasaki Lovers bisa merasakan sensasi yang berbeda. Dari mulai pemula hingga riders pro, bisa mencoba trek sirkuit yang pastinya bikin penasaran, karena dilengkapi variasi trek yang menantang” ucap Head Sales & Promotion KMI, Michael C. Tanadhi. Menambahkan apa yang dikatakan Michael, semua pengguna Kawasaki dapat menjajal sirkuit tersebut sebagai sarana penyaluran hobi dan bakat,” kata Section Head Marketing Promotion KMI, Sucipto. Diketahui, untuk line up motor unggulan bergenre offroad, Kawasaki Indonesia menghadirkan KX85, KX112, KLX230R, KLX140R, KLX230S dan KLX150.
Pembuktian Ketangguhan Busi NGK dan Rantai DID Dimotor Trail Kawasaki
Mesin disiksa di trek tanah berlumpur. Busi NGK jadi part bawaan. Rantai DID tersedia tipe untuk offroad. Acara Get Out & Play Games yang diadakan akhir pekan kemarin (2/3/2024) di Jonggol, Bogor berlangsung seru. Melibatkan puluhan komunitas pengguna motor trail Kawasaki , untuk latihan bersama dengan bumbu balap sebagai kompetisi kecil-kecilan. Beragam motor trail Kawasaki pun hadir, dari KLX150, KLX140R, KLX230S, KLX230R hingga KLX110. Bahkan juga termasuk moor special engine Kawasaki KX85 dan KX112 yang bermesin 2-tak. Acara ini juga menjadi ajang pembuktian ketangguhan produk busi NGK dan rantai DID, yang sekaligus sebagai sponsor acara. Ini lantaran basis mesin trail Kawasaki sudah menggunakan kedua produk tersebut, sebagai komponen bawaannya. "Tujuan utama event ini juga sebagai upaya edukasi dan apresiasi komunitas otomotif," kata Citra Aji, Marketing Manager PT Niterra Mobility Indonesia. Melibatkan awak media untuk ikut serta. Niterra Mobility Indonesia sendiri merupakan perusahaan yang mengageni penjualan busi NGK dan rantai DID di Indonesia. Perkara kualitas produk keduanya pun tak diragukan, karena selama acara mesin motor disiksa melibas trek tanah dengan lumpur yang tebal. Belum lagi raungan mesin kerap ditahan tinggi untuk melewati beragam handicap sirkuit. Tentunya butuh daya tahan komponen yang kuat untuk bisa membuat motor melaju hingga garis finish. Asyiknya kegiatan serupa bukan hanya diadakan satu kali saja, namun akan berlanjut lagi dengan mengajak komunitas lebih banyak lagi. Trek berlumpur jadi tantangan tersendiri. "Kami berencana menggelar aktivitas serupa secara reguler bersama komunitas lainnya, agar kedekatan NGK dan DID dengan komunitas semakin terjaga," tambah Citra. Produk NGK dan DID Sebagai salah satu komponen penting pada mesin motor, NGK memiliki banyak jenis busi yang bisa dipilih. Paling basic ada busi standar dengan elektroda busi terbuat dari bahan nickel. Lalu di atasnya ada busi dengan elektroda terbuat dari platinum, atau NGK menyebutnya dengan G-Power. Kelas busi tertinggi dari NGK. Di atasnya ada NGK Iridium dan Laser Iridium, dengan bahan elektroda iridium. Dan kasta tertinggi ada NGK Moto DX yang pakai elektroda iridium berlapis ruthenium, agar lebih kuat dan tahan panas. Sementara untuk rantai dengan penggunaan off road seperti motor trail, tersedia dua opsi yakni DID 520 MX dan DID 428 NZ.
NGK DID dan Kawasaki Ajak Komunitas Off Road di Get Out & Play Challenge
challenge yang digelar di sirkuit Get Out and Play Land, Jonggol (3/3). Citra Aji, Marketing Manager PT. Niterra Mobility Indonesia mengungkapkan tujuan utama event ini sebagai upaya edukasi dan apresiasi NGK Busi dan DID Chain dengan komunitas otomotif dan pengguna kendaraan bermotor di Indonesia. “Tentunya agar tetap dapat menjaga kedekatan yang telah terjalin selama ini,” ucap Citra Aji. Dipilihnya komunitas Trail Kawasaki tak lepas dari basis mesin yang digunakan motor Kawasaki yang mengunakan busi NGK dan rantai DID. Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 peserta dari komunitas. “Kami berencana untuk menggelar aktivitas serupa secara reguler bersama dengan komunitas-komunitas yang lain, agar kedekatan antara NGK Busi & DID Chain dengan komunitas otomotif di Indonesia semakin terjaga,” tegas Citra Aji. Dalam kegiatan tersebut, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sekaligus memperkenalkan Team Green. KMI memberikan dukungan untuk kelas Kejurda dan Kejurnas serta fasilitas tempat offroad di sirkuit Get Out and Play Land, Jonggol untuk pengembangan skill. “Tentunya kesempatan emas ini sudah kami siapkan dengan maksimal agar Kawasaki Lovers bisa merasakan sensasi yang berbeda. Dari mulai pemula hingga profesional bisa mencoba trek dari sirkuit kami,” ucap Michael C. Tanadhi, Head Sales and Promotion KMI. Dilengkapi dengan variasi trek yang menantang, lanjut Michael, para konsumen pasti merasa tertantang untuk mencobanya. “Semua pengguna kawasakidapat menggunakan sirkuit tersebut sebagai sarana penyaluran hobi dan pengembangan bakat,” tutupnya.
Bila Kawasaki, NGK dan DID Berkolaborasi, Seperti Ini Hasilnya
Kegiatan ini akan membangun kedekatan antara komunitas otomotif dengan Kawasaki, NGK dan DID NGK, DID dan Kawasaki memiliki cara untuk tetap dekat dengan komunitas otomotif. Itu diwujudkan melalui program Get Out and Play Challenge. Dalam program ini sekitar 100 anggota komunitas Trail Kawasaki menggunakan busi NGK dan rantai DID yang sudah terbukti kualitasnya. "Kegiatan ini merupakan upaya edukasi dan apresiasi NGK Busi dan DID Chain dengan komunitas otomotif dan pengguna kendaraan bermotor di Indonesia," kata Citra Aji, Marketing Manager PT. Niterra Mobility Indonesia. Oing Sutisna Ketua Umum Komunitas Trail Kawasaki menyampaikan manfaat yang diperoleh melalui kegiatan ini bagi anggota komunitasnya. " Kami jadi tahu ternyata NGK Busi dan DID Chain selalu berinovasi menciptakan produk yang bisa di andalkan untuk meningkatkan performa kendaraan," tuturnya. Pihaknya berencana untuk menggelar aktivitas serupa secara reguler bersama komunitas lain agar kedekatan antara NGK Busi dan DID Chain dengan komunitas otomotif di Indonesia semakin terjaga. Sebagai bentuk pengenalan Team Green sebagai simbol pengguna Kawasaki yang setia, PT Kawasaki Motor Indonesia menyediakan dukungan untuk kelas Kejurda dan Kejurnas. Kawasaki Indonesia juga memberikan fasilitas untuk pengembangan pembalap dan tempat bermain offroad, dengan sirkuit Get Out and Play Land, di Jonggol, Jawa Barat. “Kesempatan emas ini sudah kami siapkan dengan maksimal agar Kawasaki Lovers bisa merasakan sensasi yang berbeda. Dari mulai pemula hingga riders pro bisa mencoba trek dari sirkuit kami yang pastinya bikin penasaran," kata Michael C. Tanadhi Deputy Head Sales Dept. Marketing and Sales Division PT Kawasaki Motor Indonesia. Dilengkapi dengan variasi trek yang menantang, para konsumen pasti merasa tertantang untuk mencobanya. “Semua pengguna Kawasaki dapat menggunakan sirkuit tersebut sebagai sarana penyaluran hobi dan pengembangan bakat” , kata Sucipto, Section Head Marketing Promotion. PT. Kawasaki Motor Indonesia. Kawasaki Motor Indonesia merupakan pabrikan motor Jepang yang sangat fokus di dunia sport type dan selalu menjadi pionir di beberapa tipe sport. Untuk line up motor genre off road andalannya, Kawasaki Indonesia menghadirkan KX85, KX112, KLX230R, KLX140R, KLX230S dan KLX150.