Editorial
Busi Palsu Meresahkan, NGK Ungkap Kerugian Hingga Rp2 Miliar
KabarOto.com - Menjadi komponen penting pada sepeda motor , busi banyak dipalsukan oleh pihak tak bertanggung jawab . Bukan hanya kepada pemilik kendaraan, rodusen resmi mengalami kerugian miliaran rupiah, salah satunya NGK. PT Niterra Mobility Indonesia, selaku produsen busi NGK menyikapi hal tersebut dengan melakukan investigasi hingga akhirnya berhasil mengungkap pengedar busi palsu di wilayah Jabodetabek . Contoh busi palsu NGK Investigasi Busi Palsu Dalam investigasinya bersama investigator swasta dan kepolisian , diamankan sebanyak 11.000 busi NGK palsu . Kuasa Hukum NGK, Ammar Singh Gill mengatakan, ada temuan 11.000 pieces busi palsu yang kami amankan dari toko offline. " Selanjutnya kami lakukan perburuan , hingga menghancurkan belasan ribu busi palsu yang didapatkan dari investigasi kami dengan pihak-pihak terlibat ," ucap Ammar, Selasa (16/12/2025). Penghancuran busi palsu ini bukan sekedar simbolis , tapi juga bentuk komitmen NGK dalam mencegah peredaran barang palsu yang banyak dipasaran . Puluhan ribu busi palsu merek NGK Kerugian Produsen "Kami perlu tegaskan bahwa upaya untuk mencegah , meminimalkan , serta menghentikan predaran busi palsu tidak akan berhenti sampai di sini dan akan terus kami optimalkan ," jelas Ammar. Menurutnya , kerugian finansial akibat pemalsuan busi ini mencapai Rp 2 miliar , yang mayoritas dari penjualan online. Modus-modus yang dilakukan salah satunya adalah iming-iming harga jauh lebih murah untuk produk yang paling laris . Contohnya , harga busi asli NGK yang harusnya dibanderol Rp 20.000, harga versi palsunya mulai dari Rp 7.000-an. https://kabaroto.com/post/read/busi-palsu-meresahkan-ngk-ungkap-kerugian-hingga-rp2-miliar
Busi Palsu NGK Diduga Berasal dari China, Dirakit CKD di Indonesia
Jakarta, Goodcar.id - Peredaran busi palsu kembali menjadi sorotan serius di industri otomotif nasional. PT Niterra Mobility Indonesia, produsen busi merek NGK, mengungkap temuan terbaru terkait praktik distribusi busi palsu yang diduga berasal dari China dan kemudian dirakit di dalam negeri dengan skema CKD (Completely Knocked Down). Temuan tersebut terungkap dalam rangkaian investigasi yang dilakukan bersama investigator swasta dan aparat Kepolisian. Dari hasil penindakan di wilayah Jabodetabek, perusahaan memusnahkan belasan ribu busi palsu yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna kendaraan. Pemusnahan dilakukan pada 16 Desember 2025 dan disaksikan oleh pihak berwenang. Menurut Legal PT Niterra Mobility Indonesia, Amar Singgih Gill, pola peredaran busi palsu menunjukkan kecenderungan kuat beredar di kota-kota yang berdekatan dengan kawasan pelabuhan. Kondisi tersebut memunculkan dugaan awal bahwa produk ilegal tersebut masuk melalui jalur distribusi internasional sebelum menyebar ke pasar domestik. “Kami melihat indikasi kuat bahwa peredaran busi palsu banyak ditemukan di wilayah yang dekat dengan pelabuhan. Ini menimbulkan dugaan barang berasal dari luar negeri, namun seluruh temuan tetap kami serahkan untuk pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang,” ujar Amar Singgih Gill. Lebih jauh, Amar menjelaskan bahwa modus yang digunakan pelaku tidak selalu dengan memasukkan busi dalam kondisi utuh. Dalam proses penindakan, tim menemukan berbagai komponen busi yang terpisah, termasuk material keramik yang merupakan salah satu elemen penting dalam konstruksi busi. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa busi palsu tidak masuk ke Indonesia dalam bentuk produk jadi, melainkan sebagai bagian-bagian terpisah yang kemudian dirakit di dalam negeri. Skema ini dikenal sebagai CKD dan kerap dimanfaatkan untuk mengaburkan jalur distribusi serta menghindari pengawasan ketat. “Dari barang bukti yang disita, kami menemukan komponen keramik yang merupakan bagian inti busi. Ini mengarah pada dugaan bahwa busi dirakit di dalam negeri atau dirakit ulang, bukan masuk sebagai produk utuh,” jelas Amar. Untuk menelusuri lebih jauh jalur masuk komponen tersebut, PT Niterra Mobility Indonesia telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Koordinasi ini dilakukan guna memastikan apakah terdapat celah dalam mekanisme impor yang dimanfaatkan untuk memasukkan komponen busi secara ilegal. “Kami sudah berkoordinasi dengan Bea dan Cukai untuk mendalami kemungkinan masuknya komponen busi secara tidak sah. Penelusuran dari sisi hulu sangat penting agar peredaran busi palsu bisa dihentikan secara menyeluruh,” tambahnya. Penertiban penjualan busi palsu di platform e-commerce turut menjadi fokus, mengingat kanal digital kerap dimanfaatkan sebagai jalur distribusi. Di sisi lain, kerja sama dengan aparat penegak hukum terus diperkuat agar penindakan dapat dilakukan secara konsisten dan terukur. Pihak NGK juga menambahkan untuk kerugian jika di hitung dari transaksi online saja mencapai Rp 2 milyar. NGK juga mengimbau konsumen untuk membeli busi melalui NGK Official Store di berbagai platform e-commerce atau bengkel serta toko suku cadang resmi yang telah dipercaya. Langkah ini dinilai sebagai cara paling aman untuk memastikan keaslian produk. Melalui upaya tersebut, PT Niterra Mobility Indonesia berharap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari konsumen hingga mitra distribusi, dapat bersama-sama menjaga pasar otomotif tetap bersih dari produk palsu. Tujuannya tidak lain untuk melindungi keselamatan pengguna kendaraan sekaligus menjaga kepercayaan terhadap industri otomotif nasional. https://goodcar.id/artikel-mobil/busi-palsu-ngk-diduga-berasal-dari-china-dirakit-ckd-di-indonesia
Lindungi Konsumen, Belasan Ribu Busi Palsu NGK Dimusnahkan
Jakarta, Goodcar.id - Peredaran busi palsu NGK kembali menjadi perhatian serius di industri otomotif nasional. PT Niterra Mobility Indonesia, produsen busi merek NGK, menegaskan komitmennya memerangi produk tiruan dengan memusnahkan belasan ribu busi palsu hasil pengungkapan kasus di wilayah Jabodetabek. Pemusnahan busi palsu yang terdiri dari produk jadi busi dan komponen keramik dilakukan secara simbolis di markas Niterra di bilangan Ciracas, Jakarta Timur pada 16 Desember 2025. Langkah ini merupakan hasil kerja sama antara PT Niterra Mobility Indonesia, investigator swasta, dan aparat Kepolisian. Pengungkapan tersebut mengarah pada salah satu jaringan pengedar busi palsu berskala besar yang selama ini menyasar pasar otomotif domestik. Pemusnahan dilakukan pada 16 Desember 2025 dan disaksikan langsung oleh pihak berwenang serta tim kuasa hukum perusahaan. “Pemusnahan busi palsu ini bukan sekadar tindakan simbolis, tetapi bentuk keseriusan kami dalam melindungi konsumen. Busi palsu berpotensi menimbulkan kerusakan kendaraan hingga membahayakan keselamatan pengendara,” ujar Amar Singh Gill, Legal Departement PT Niterra Mobility Indonesia. Busi palsu kerap tidak memiliki standar kualitas yang jelas, sehingga bisa memicu kerusakan mesin, menurunkan performa kendaraan, hingga meningkatkan risiko kecelakaan. Sebagai komponen vital dalam sistem pembakaran, busi memegang peran penting dalam menjaga kinerja mesin tetap optimal. Ketika konsumen tanpa sadar menggunakan busi palsu, risiko yang dihadapi tidak hanya sebatas kerugian finansial, tetapi juga ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa. Inilah yang menjadi alasan utama NGK mengambil sikap tegas dan berkelanjutan dalam memberantas peredaran produk tiruan. Pemusnahan ribuan busi palsu tersebut juga menegaskan bahwa upaya NGK tidak berhenti pada satu momentum saja. Perusahaan menyatakan akan terus meningkatkan pengawasan pasar dan menindaklanjuti setiap temuan yang mengarah pada distribusi produk palsu, baik di pasar konvensional maupun digital. Untuk meminimalkan peredaran busi palsu, PT Niterra Mobility Indonesia menjalankan sejumlah langkah strategis. Edukasi Konsumen Di antaranya melalui edukasi konsumen lewat kampanye digital dan aktivitas offline, pemantauan pasar secara rutin, serta penyediaan kanal pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi produk tiruan. Selain itu, perubahan desain kemasan juga dilakukan secara berkala agar konsumen lebih mudah mengenali keaslian produk. Penertiban penjualan busi palsu di platform e-commerce turut menjadi fokus, mengingat jalur digital kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan produk tiruan. Dalam proses ini, NGK juga aktif bekerja sama dengan aparat penegak hukum guna memastikan penindakan berjalan sesuai aturan. Di sisi lain, NGK mendorong konsumen untuk lebih waspada dalam membeli suku cadang kendaraan. Kehadiran NGK Official Store di berbagai platform e-commerce serta jaringan bengkel dan toko suku cadang resmi menjadi opsi yang disarankan untuk memastikan keaslian produk yang dibeli. Melalui langkah-langkah ini, PT Niterra Mobility Indonesia mengajak konsumen, distributor, hingga pelaku industri otomotif untuk bersama-sama menjaga pasar tetap bersih dari produk palsu. Tujuannya satu: menciptakan ekosistem otomotif yang aman, terpercaya, dan berpihak pada keselamatan pengguna kendaraan. https://goodcar.id/artikel-mobil/lindungi-konsumen-belasan-ribu-busi-palsu-ngk-dimusnahkan
Nittera Musnahkan Belasan Ribu Busi Palsu NGK, Upaya Pabrikan Lindungi Konsumen
UC auction, Jakarta - PT Niterra Mobility Indonesia selaku produsen busi NGK, mengambil langkah tegas dalam melawan peredaran busi palsu di pasaran. Bersama investigator swasta dan pihak kepolisian, NGK melakukan pemusnahan belasan ribu busi palsu yang disita dari hasil investigasi di wilayah Jabodetabek. Aksi ini merupakan bentuk nyata komitmen NGK dalam menjaga keamanan dan keselamatan konsumen sekaligus melindungi reputasi merek di tengah maraknya peredaran produk tiruan. Info Lelang Mobil dan Motor Minggu Ini! Miliki Mobil & Motor Impian Kamu Lewat Lelang Online di UC Auction. Beli Mobil dan Motor Bekas Jadi Lebih Praktis, Transparan dan Murah. “Kami menghancurkan belasan ribu busi palsu yang diperoleh dari rangkaian kegiatan investigasi kami serta pihak-pihak lain yang terlibat. Penghancuran busi palsu ini kami laksanakan bukan sebagai peristiwa simbolis, namun sebagai wujud nyata komitmen kami dalam pencegahan peredaran busi palsu yang semakin meluas di pasaran,” ujar Amar Singh Gill, Legal Department PT Niterra Mobility Indonesia, saat prosesi pemusnahan di kantor pusat NGK, Jakarta pada Selasa (16/12). Menurutnya, busi palsu telah merugikan banyak konsumen karena dapat menurunkan performa kendaraan, merusak mesin, hingga membahayakan keselamatan pengendara. “Busi merupakan salah satu komponen terpenting dalam kendaraan bermotor, dan sudah menjadi hak mendasar bagi konsumen untuk memperoleh barang yang asli dan dapat dipertanggungjawabkan kualitasnya,” tambah Amar. Langkah Tegas NGK Perangi Busi Palsu Sebagai bagian dari kampanye anti-pemalsuan produk otomotif, NGK Indonesia menerapkan sejumlah langkah strategis, antara lain: Edukasi publik melalui kampanye digital dan offline. Pemantauan rutin pasar serta layanan pengaduan bagi masyarakat. Pembaruan desain kemasan secara berkala untuk memudahkan verifikasi keaslian. Penertiban penjualan produk palsu di platform e-commerce. Kolaborasi aktif dengan aparat penegak hukum. NGK juga mengimbau konsumen untuk selalu membeli produk di NGK Official Store di berbagai platform e-commerce serta di bengkel atau toko suku cadang resmi. Melalui langkah-langkah tersebut, PT Niterra Mobility Indonesia menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan konsumen dan memastikan setiap pengguna kendaraan di Indonesia hanya menggunakan busi NGK asli dan berkualitas. Atsushi Aoki selaku Presiden Direktur PT Niterra Mobility Indonesia menuturkan, pihaknya akan terus berkomitmen menjaga kepercayaan dan keselamatan bagi konsumen. “Kami berupaya untuk berkomitmen dengan mencegah peredaran busi palsu agar tidak beredar semakin luas. Selanjutnya, berbagai langkah pencegahan terus dilakukan dan tidak berhenti sampai di sini agar menjaga kepuasan konsumen,” kata Atsushi. Ia pun menegaskan, langkah ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata keseriusan dalam menghentikan peredaran produk palsu di pasar. Upaya pencegahan dan penindakan terhadap busi palsu disebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan ditingkatkan. https://ucauction.co.id/berita-dan-artikel/detail/nittera-musnahkan-belasan-ribu-busi-palsu-ngk-upaya-pabrikan-lindungi-konsumen
Waspada Peredaran Busi Palsu! Banyak Ditemukan di Wilayah Ini
JAKARTA - Peredaran busi palsu tidak hanya menimbulkan kerugian bagi produsennya, tapi juga pemilik kendaraan karena menurunkan performa. Kondisi tersebut mendorong Niterra Mobility Indonesia, produsen busi NGK, melakukan investigasi untuk menelusuri jaringan peredaran busi palsu di dalam negeri. Dari hasil penelusuran, perusahaan menemukan sejumlah wilayah yang menjadi titik rawan distribusi produk tiruan. Salah satu wilayah dengan temuan terbesar adalah kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). “Sampai sekarang kami belum mempunyai data yang sangat pasti, tetapi bisa kami sampaikan Jabodetabek masih menjadi daerah yang paling besar,” kata Kuasa Hukum Niterra Mobility Indonesia, Ammar Singh Gill, di Jakarta Timur, Selasa, 16 Desember. Menurut Ammar, tingginya populasi kendaraan roda dua dan roda empat di Jakarta dan sekitarnya membuat kawasan tersebut menjadi pasar yang sangat potensial bagi berbagai produk otomotif, termasuk barang palsu. Situasi ini dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan busi tiruan. Meski demikian, temuan busi palsu tidak hanya terbatas di Jabodetabek, Niterra juga mendapati indikasi peredaran signifikan di wilayah lain. Dalam hasil investigasinya, ditemui banyak busi palsu di kota yang memiliki pelabuhan. Ia menambahkan, busi palsu turut ditemukan di Surabaya, Jawa Timur, serta sejumlah daerah di Pulau Sumatera. Wilayah-wilayah tersebut diduga menjadi jalur masuk dan distribusi produk tiruan ke pasar domestik. Lebih jauh, Ammar mengungkapkan kecurigaan bahwa busi palsu tersebut diproduksi di luar negeri, kemudian dikemas ulang di Indonesia dengan menggunakan merek NGK. Pola ini membuat proses penindakan menjadi lebih rumit dan membutuhkan koordinasi lintas pihak. Sebagai bagian dari langkah penindakan, Niterra bersama pihak terkait menyita barang bukti dari salah satu pengedar besar busi palsu. Jumlah busi tiruan yang diamankan mencapai sekitar 11 ribu unit. Pemusnahan tersebut menjadi bentuk keseriusan Niterra dalam memerangi peredaran barang tiruan. Di mana, hingga kini masih mudah ditemukan, baik di toko-toko pinggir jalan maupun melalui platform penjualan daring. https://voi.id/motor/544284/waspada-peredaran-busi-palsu-banyak-ditemukan-di-wilayah-ini
Marak Busi NGK Palsu, Perusahaan Musnahkan 11 Ribu Busi dan Klaim Rugi hingga Rp2 Miliar
JAKARTA - Produsen busi NGK, PT Niterra Mobility Indonesia, mengungkap maraknya peredaran busi palsu di pasaran. Praktik tersebut tidak hanya mencederai reputasi merek, tetapi juga menimbulkan kerugian finansial yang diperkirakan mencapai Rp2 miliar, khususnya dari penjualan melalui platform toko daring. Menindaklanjuti temuan itu, perusahaan bersama tim kuasa hukum dan aparat kepolisian melakukan penertiban. Hasilnya, sebanyak 11 ribu busi palsu bermerek NGK berhasil diamankan dari peredaran, khususnya di jalur penjualan luring, sebelum akhirnya dimusnahkan. “Ada 11 ribu pcs busi yang kami amankan (dari toko offline), untuk selanjutnya kami lakukan peleburan,” ujar tim kuasa hukum NGK Ammar Singh Gill, di pabrik NGK kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Selasa, 16 Desember. Ammar menjelaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memerangi peredaran produk palsu yang kian marak, terutama di wilayah Jabodetabek. Menurutnya, persoalan busi palsu tidak sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan merek dan kepercayaan konsumen. “Jadi kami mulai dengan skrining melalui market place, lalu di bengkel-bengkel. Dan tidak jarang kami dapatkan di bengkel yang memiliki trafik tinggi,” ucap Ammar. Ia memaparkan, modus yang kerap digunakan para pelaku adalah menjual produk tiruan dengan harga jauh di bawah pasaran, terutama untuk tipe busi yang paling diminati. Sebagai contoh, busi motor NGK yang asli umumnya dibanderol di kisaran Rp20 ribuan, sementara versi palsunya dapat dijual mulai Rp7 ribuan. Ammar menegaskan, penggunaan busi palsu berpotensi membahayakan pengguna. Produk tiruan tersebut dapat memicu kerusakan mesin, menurunkan performa kendaraan, hingga berisiko terhadap keselamatan pengendara. Untuk menekan peredaran busi palsu, NGK juga menjalankan sejumlah langkah pencegahan. Di antaranya melalui edukasi konsumen lewat kampanye digital dan luring, pemantauan pasar secara rutin, serta penyediaan layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi produk palsu. Perusahaan juga secara berkala memperbarui desain kemasan agar keaslian produk lebih mudah dikenali. Selain itu, NGK menertibkan penjualan busi palsu di platform e-commerce dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam upaya penindakan. “Dengan ini PT Niterra Mobility Indonesia mengajak seluruh konsumen dan mitra distributor untuk bersama-sama mendukung langkah-langkah tersebut, agar mewujudkan pasar otomotif yang bebas dari produk palsu demi keselamatan dan kepercayaan konsumen,” tutup Ammar. https://voi.id/motor/543854/marak-busi-ngk-palsu-perusahaan-musnahkan-11-ribu-busi-dan-klaim-rugi-hingga-rp2-miliar
NGK Indonesia Sita dan Musnahkan Belasan Ribu Busi Palsu
www.SportCorner.id - Sebagai produsen resmi busi NGK PT Niterra Mobility Indonesia (NMI) menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya memberantas peredaran busi palsu secara berkesinambungan. Selain merusak reputasi merek NGK , keberadaan busi palsu sangat merugikan konsumen. Setelah bekerja sama dengan investigator swasta dan pihak Kepolisian, NMI berhasil menemukan salah satu pengedar busi palsu, khususnya busi NGK dengan skala pengedaran besar di Jabodetabek, kemudian menyita busi palsu tersebut. Sekitar lebih dari 11 ribu pcs Busi NGK palsu sitaan itu kemudian dibawa ke markas NMI di Ciracas, Jakarta Timur untuk dimusnahkan oleh tim kuasa hukum dengan disaksikan oleh pihak kepolisian, TNI dan puluhan wartawan. "Kami saat ini akan terus secara kontinyu melakukan aktivitas ini untuk menghilangkan busi palsu dari pasar Indonesia," tegas President Director NMI Atsushi Aoki dalam sambutannya di kantor NMI, Jakarta Timur, Selasa (16/12). Langkah tersebut merupakan komitmen dan keseriusan NMI dalam memerangi peredaran busi palsu yang semakin marak di pasaran. Selain terkait masalah hukum, produk palsu ini menjadi ancaman serius terhadap reputasi merek NGK dan yang terpenting adalah kepercayaan dan keselamatan konsumen. Hal senda diungkap oleh Technical Support NMI Diko Oktaviano. "Berbagai langkah perusahaan untuk mencegah, meminimalisir serta menghentikan peredaran busi palsu tidak berhenti sampai sini, melainkan akan terus ditingkatkan serta dioptimalkan," tegas Diko. Menurut Diko, busi palsu dapat mengakibatkan kerusakan mesin, menurunkan performa kendaraan, bahkan membahayakan keselamatan pengendara. Hal ini tentu membuat konsumen menderita kerugian, tidak hanya secara finansial, namun ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa. Hadirnya NGK Official Store di berbagai plattform e-commerce dan bengkel-bengkel otomotif dan toko sparepart yang telah dipercaya menjual busi NGK asli, adalah opsi dalam upaya memerangi peredaran busi palsu. Sebagai upaya untuk memerangi peredaran busi palsu, pihak NMI juga telah melakukan berbagai langkah nyata, diantaranya: - Melakukan edukasi kepada konsumen melalui kampanye digital maupun offline. - Monitoring pasar secara rutin dan membuka layanan pengaduan terkait informasi busi palsu - Melakukan perubahan kemasan secara periodik agar keaslian produk mudah di identifikasi - Penertiban penjualan busi palsu yang beredar pada platform e-commerce - Kerjasama dengan aparat dalam penertiban peredaran busi palsu https://www.sportcorner.id/read/40304/ngk-indonesia-sita-dan-musnahkan-belasan-ribu-busi-palsu?page=4
PT Niterra Mobility Hancurkan Ribuan Busi Aspal, Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Konsumen
SinarHarapan.id- PT Niterra Mobility Indonesia menggandeng investigator swasta dan kepolisian untuk memberantas pengedar busi palsu skala besar di Jabodetabek. Aksi ini menunjukkan komitmen perusahaan memerangi maraknya barang ilegal di pasar. Mereka menegaskan busi palsu bukan hanya pelanggaran hukum tetapi ancaman serius bagi keselamatan konsumen. Perusahaan menghancurkan belasan ribu busi palsu hasil investigasi hari ini, Selasa (16/12/2025). Penghancuran ini disaksikan langsung oleh pihak kepolisian. Manajemen menegaskan aksi ini bukan sekadar simbolis, melainkan wujud nyata pencegahan peredaran barang ilegal yang semakin meluas. PT Niterra berjanji terus meningkatkan upaya meminimalisir dan menghentikan peredaran busi tiruan. Mereka menempatkan kepuasan dan keselamatan konsumen pengguna busi NGK sebagai prioritas utama. Keberadaan busi palsu dinilai merugikan konsumen secara finansial hingga membahayakan keselamatan. Busi palsu berpotensi menyebabkan kerusakan mesin dan penurunan performa kendaraan. Perusahaan menekankan busi sebagai komponen vital yang menentukan keselamatan pengendara. Mereka menyebut konsumen berhak mendapatkan produk asli dengan kualitas terjamin, bukan barang aspal hasil tipu daya. PT Niterra mengimbau konsumen membeli produk NGK asli melalui official store di platform e-commerce. Mereka juga merekomendasikan bengkel dan toko spare part terpercaya sebagai saluran distribusi resmi. Langkah ini diharapkan mempersempit ruang gerak produk palsu di pasaran. Perusahaan melakukan beberapa tindakan konkret untuk memerangi barang ilegal. Mereka aktif mengedukasi konsumen melalui kampanye digital dan offline. Niterra juga rutin memantau pasar serta membuka layanan pengaduan terkait informasi busi palsu. Perubahan kemasan secara periodik menjadi strategi lain memudahkan identifikasi produk asli. Perusahaan gencar menertipkan penjualan busi palsu yang beredar di e-commerce. Mereka juga terus memperkuat kerjasama dengan aparat penegak hukum dalam operasi penertiban. PT Niterra Mobility Indonesia mengajak seluruh konsumen dan mitra distributor mendukung langkah pemberantasan ini. Tujuannya mewujudkan pasar otomotif yang bebas dari produk palsu. Harapannya, upaya bersama ini menjaga keselamatan dan membangun kepercayaan konsumen secara berkelanjutan. https://sinarharapan.id/pt-niterra-mobility-hancurkan-ribuan-busi-aspal-tegaskan-komitmen-jaga-keamanan-konsumen/